Journal
Journal Economy and Currency Study (JECS)
Record source
OpenAlex Research Library
Abstract / Description
Yayasan Nurul Ghufron di Kabupaten Ketapang mengalami perkembangan seiring meningkatnya jumlah santri yang berdampak pada semakin kompleksnya pengelolaan sumber daya manusia. Kondisi tersebut ditandai dengan keterbatasan jumlah tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, penempatan guru yang belum seluruhnya sesuai bidang keahlian, keterbatasan sarana dan prasarana, serta pelaksanaan pelatihan kompetensi yang masih bergantung pada pihak eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengelolaan sumber daya manusia, kendala yang dihadapi, serta upaya yayasan dalam mendukung kualitas dan kinerja sumber daya manusia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan Ketua Yayasan, kepala setiap lembaga, dan delapan orang guru, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sumber daya manusia dilakukan melalui perencanaan, pengorganisasian, rekrutmen, pengembangan kompetensi melalui pelatihan dan seminar eksternal, pengawasan dan evaluasi kinerja, serta pembinaan bernuansa religi. Kendala meliputi keterbatasan tenaga tetap, perangkapan tugas, belum adanya pelatihan internal, keterbatasan sarana dan prasarana, serta evaluasi kinerja yang belum terdokumentasi secara berkelanjutan. Upaya perbaikan dilakukan melalui penyusunan evaluasi kinerja yang terstruktur, pelaksanaan pelatihan internal, dan pemenuhan sarana pendukung secara bertahap.